Smart Farming Petani Muda Keren

Efisiensi dan Efektifitas dengan Mekanisasi dan IoT Pada Lahan Pertanian

Sistem pertanian berbasis Internet of Things yang akan diterapkan pada Kebun2 PMK adalah yang difungsikan untuk Monitoring dan Controling lahan Pertanian. yaitu berfungsi sebagai stasiun cuaca serta dapat melakukan penyiraman dan pemupukan dengan menggunakan smartphone yang digunakan oleh petani. Sistem ini merupakan sistem yang Stand-Alone karena menggunakan energi terbarukan (panel surya) sehingga tidak membebankan biaya listrik kepada petani dan dapat ditempatkan dimana saja sesuai kebutuhan. Semua parameter dimonitoring dengan menggunakan aplikasi Blynk pada smartphone pengguna/petani secara real-time. Sistem ini memiliki beberapa sensor, antara lain:

  1. Sensor Kelembaban Tanah : untuk mendapatkan nilai kelembaban tanah / kadar air dalam
  2. Sensor PH Tanah : untuk mendapatkan nilai pH atau kadar asam/basa di dalam
  3. Sensor Hujan : untuk mendapatkan nilai curah hujan dan mengirim notifikasi jika terjadi hujan di
  4. Sensor Udara : untuk mendapatkan nilai temperatur udara, kelembaban udara, tekanan angin, dan ketinggian permukaan di kebun.

Gambar 1. Blok Diagram Sistem

Sistem ini juga dapat mengontrol penyiraman secara jarak jauh hanya menggunakan koneksi internet dan aplikasi yang ada pada smartphone petani. Penyiraman pada sistem IoT ini berkolaborasi dengan sistem irigasi tetes sehingga dapat menghemat penggunaan air.

Gambar 2. Skema Alur Cara Kerja Sistem

Cara Kerja alat, Kelebihan dan fitur yang tersedia: 

  1. Semua parameter yang didapatkan dikirim ke smartphone melalui internet, sehingga tercipta stasiun cuaca sekaligus aplikasi pengendali hanya dalam 1 Aplikasi.
  2. Nilai parameter dapat dilihat oleh pengguna melalui smartphone secara real-time.
  3. Tombol-tombol untuk   mengendalikan     penyiraman    tanaman    juga    tersedia    pada smartphone.
  4. Ketika terjadi hujan, ataupun perubahan nilai parameter yang signifikan, maka sistem akan mengirim notifikasi ke Petani
  5. Terdapat tampilan grafik nilai parameter dalam bentuk visual, sehingga pengguna dapat melihat data histori mereka.
  6. Data hasil sensor dapat disimpan dan diunduh dalam bentuk table, sehingga pengguna memperoleh data dokumentasi dan histori sistem.


Video Liputan Smart Farming PMK Gobleg 2021

Secara Efektifitas dan Efisiensi dilapangan, Teknologi Smart Farming dapat menghemat Waktu, Biaya dan Tenaga Petani hampir 70% dari Cost yang biasa dikeluarkan. jika melakukan Development kebun dengan cara Konvensional petani akan mengeluarkan banyak biaya untuk Penyiraman, Pemupukan, Tenaga Kerja dan juga banyak Waktu dan Air yang terbuang.

Ingin Memasang Smart Farming di Kebun anda?? HUBUNGI KAMI PETANI MUDA KEREN !

Posted in PMK.

Leave a Reply

Your email address will not be published.